Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2020

Melampaui Iman Berbasis Harapan

Apabila mereka menganiaya kalian di suatu kota, larilah ke kota yang lain. Aku berkata kepadamu, Sungguh, sebelum kalian selesai mengunjungi kota-kota Israel, Anak Manusia sudah datang."  Mat 10:23 Hari ini saya akan melakukan evaluasi dan refleksi terhadap renungan yang saya buat selama satu bulan ke belakang. Dalam satu bulan ke belakang ini saya sudah membuat setidaknya empat renungan sebagai refleksi atas kehidupan saya tepat sebulan ke belakang ini.  Jika harus dirangkum dalam satu kalimat, saya dapat menyebut renungan saya dalam satu bulan sebagai: " melampaui iman berbasis harapan ". Selama satu bulan ini saya mencoba untuk merenungkan kondisi saya yang saat ini minim harapan, terbatas di sana-sini dan rasanya agak sulit membayangkan masa depan yang cerah. Saya sendiri belum punya pekerjaan tetap dan rasanya sulit untuk membayangkan mendapatkan pekerjaan tetap tersebut, melihat pada "ketidakmampuan" saya untuk bertahan pada lingkungan kerja korpora...

Iman Subversif

Maka kata murid-murid yang lain itu kepadanya: "Kami telah melihat Tuhan!" Tetapi Tomas berkata kepada mereka: "Sebelum aku melihat bekas paku pada tangan-Nya dan sebelum aku mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu dan mencucukkan tanganku ke dalam lambung-Nya, sekali-kali aku tidak akan percaya." Yoh 20:25 Kisah Thomas murid Yesus hari ini begitu menggugah dan mencerahkan. Thomas tidak mau percaya bahwa Yesus bangkit dan hadir dalam wujud fisik sebelum ia betul-betul mengonfirmasikannya sendiri. Bagi saya, keraguan Thomas tersebut tidaklah salah sama sekali. Bahkan dapat dikatakan hanya Thomas yang betul-betul serius akan iman-Nya terhadap Tuhan pada saat itu. Keraguannya itu lah yang justru memberikan keyakinan yang lebih dalam bagi murid yang lain, Di sisi lain, Yesus berhasil tergugah pula dan semakin mau membuktikan diri-Nya betul-betul hadir di tengah-tengah murid-Nya.  Sikap Thomas menggugah saya, bahwa saya perlu pula memiliki sikap "menuntut...