Aliansi dengan Tuhan
Manakah lebih mudah, mengatakan kepada orang lumpuh ini: Dosamu sudah diampuni, atau mengatakan: Bangunlah, angkatlah tilammu dan berjalan? Mrk 2:9
Sebab itu, baiklah kita waspada, supaya jangan ada seorang di antara kamu yang dianggap ketinggalan, sekalipun janji akan masuk ke dalam perhentian-Nya masih berlaku. Ibr 4:1
Karena kepada kita diberitakan juga kabar kesukaan sama seperti kepada mereka, tetapi firman pemberitahuan itu tidak berguna bagi mereka, karena tidak bertumbuh bersama-sama oleh iman dengan mereka yang mendengarnya. Ibr 4:2
Yesus adalah adikuasa, dengan menyembuhkan orang sakit yang diturunkan dengan tilam, Ia berkuasa. Tetapi tidak seperti ke-adikuasa-an Amerika Serikat ataupun Imperium Romawi, Yesus berkuasa dengan cinta kasih dan pengorbanan: sebuah kuasa yang tidak dapat dilawan oleh siapapun. Yesus mendisrupsi konsep perlawanan itu sendiri dengan pengorbanan-Nya di kayu salib, sekaligus menghancurkan ke-adikuasa-an yang manusiawi dan menggantikannya dengan yang ilahi. Yesus menunjukkan, bahwa tanpa menjadi manusia, Tuhan itu bukan apa-apa karena tidak merasakan penderitaan manusia, sehingga untuk menunjukkan kuasa-Nya, Ia menjadi manusia: sama lemahnya seperti manusia. Untuk menyelamatkan manusia, dengan demikian perlu menjadi manusia, dan terlebih lagi, beraliansi dengan manusia.
Saya, sebagai manusia yang ingin diselamatkan, oleh karenanya sangat membutuhkan Yesus yang adikuasa sebagai aliansi utama saya. Sebuah aliansi tentu ada "kontrak" yang perlu dipenuhi. Menyebarkan kabar baik dan Kerajaan Allah adalah salah satunya. Di masa remaja saya, Tuhan terlalu jauh dan saya terlalu malas untuk mengejar-Nya, karena saya pikir Ia jauh di atas awan dan di langit ke-7. Di masa dewasa, saya acuh tak acuh karena mengira Ia lebih jauh lagi dan tidak butuh saya sama sekali. Saat ini, saya sadar bahwa Tuhan menginginkan saya untuk beraliansi dengan-Nya untuk menyelamatkan saya dari dosa. Tuhan ingin saya berpartisipasi, tidak hanya pasif menunggu berkat dari-Nya karena ada janji perhentian-Nya yang masih berlaku. Tuhan ingin saya memenuhi "klausul kontrak aliansi" saya, dengan bertumbuh bersama-sama oleh iman dengan mereka yang mendengarnya.
Maka saat ini semakin penting bagi saya untuk beraliansi dengan Tuhan. Melalui sabda-Nya pada hari ini, saya menjadi yakin bahwa Tuhan tidaklah jauh di atas sana. Tuhan berada bersama-sama dengan saya, senantiasa menunggu saya menaati-Nya, menyebarkan Kerajaan Allah di manapun saya berada.
Doa
Ya Yesus, jadikanlah diriku aliansi-Mu dalam menyebarkan Kerajaan Allah. Perkuatlah diriku dengan ke-adikuasa-an-Mu supaya diriku mampu memenuhi bagianku dalam aliansi-Mu.
Amin
Antonius Semmy Tyar Armandha
Komentar
Posting Komentar