Pendulum Yesus
Dan sekonyong-konyong waktu mereka memandang sekeliling mereka, mereka tidak melihat seorangpun lagi bersama mereka, kecuali Yesus seorang diri.
Mrk 9:8
Bumi tempat kita tinggal berotasi pada porosnya dan berputar mengelilingi matahari. Diketahui bahwa putaran rotasi bumi kecepatannya mencapai lebih dari 1000 km/jam. Tetapi kita tidak dapat merasakannya, karena kecepatannya yang konstan. Untuk mengetahui bumi berotasi, Leon Focault menemukan sebuah pendulum yang bisa mendeteksi dan membuktikan bahwa bumi berotasi sedemikian cepat. Meski Copernicus yang pertama kali menyadari fakta bahwa bumi yang megitari matahari dan bukan sebaliknya, tetapi Foucault lah yang berhasil membuat alat untuk membuktikannya secara empiris.
Bagi saya, kisah transfigurasi Yesus hari ini menunjukkan bahwa Yesus-lah pendulum zaman, bahkan kehidupan kita. Sebagaimana rotasi bumi yang tidak bisa kita rasakan, sejarah hidup dan keagungan Tuhan sulit dirasakan sebelum adanya Yesus. Elia dan Musa adalah nabi hebat yang dipercaya Tuhan. Namun, hanya Yesus yang bisa membuat kita benar-benar merasakan kehadiran Tuhan di tengah-tengah kita. Ia bagaikan pendulum yang selalu mengingatkan bahwa kuasa dan rencana Tuhan sungguh besar dan mulia. Seperti putaran bumi yang tidak bisa kita rasakan, rencana Tuhan yang maha besar memang sulit kita rasakan, bahkan mungkin tak terlihat atau bisa dirasakan sama sekali. Yesus-lah pendulum rencana Tuhan dalam hidup kita. Melalui penderitaan-Nya di kayu salib, kita dapat merasakan kasih Tuhan dalam hidup kita.
Amin
Antonius Semmy Tyar Armandha
Komentar
Posting Komentar